Ikuti Kami :

Disarankan:

Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW, SMAN 5 Kota Tasikmalaya Tanamkan Keteladanan Rasul dan Galang Donasi untuk Korban Bencana NTT

Rabu, 26 Agustus 2026 | 16:24 WIB
Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW, SMAN 5 Kota Tasikmalaya Tanamkan Keteladanan Rasul dan Galang Donasi untuk Korban Bencana NTT
Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW, SMAN 5 Kota Tasikmalaya Tanamkan Keteladanan Rasul dan Galang Donasi untuk Korban Bencana NTT. Foto: NewsTasikmalaya.com/Kristian

SMAN 5 Tasikmalaya memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW dengan menggelar pengajian dan penggalangan donasi untuk korban bencana di NTT.

TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com – SMAN 5 Kota Tasikmalaya memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H dengan menggelar pengajian sekaligus aksi kepedulian sosial berupa penggalangan donasi untuk masyarakat terdampak bencana di Nusa Tenggara Timur (NTT), Rabu (26/8/2026).

Kegiatan yang berlangsung di lapangan sekolah tersebut diikuti seluruh siswa, guru, tenaga kependidikan, serta jajaran manajemen sekolah. Pengajian menghadirkan penceramah Ustaz R. Kusmananda Mega, putra almarhum seniman dan dai Kang Ibing.

Tidak hanya menjadi agenda keagamaan tahunan, peringatan Maulid Nabi kali ini juga dimanfaatkan sebagai momentum untuk menanamkan nilai-nilai akhlak Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari para pelajar.

Kepala SMAN 5 Kota Tasikmalaya, Iis Suminar Rami, mengatakan bahwa peringatan Maulid Nabi seharusnya tidak berhenti pada seremonial mengenang kelahiran Rasulullah semata, melainkan menjadi sarana refleksi atas perjuangan dan keteladanan beliau.

Menurutnya, Rasulullah SAW mampu membawa perubahan besar bagi peradaban dunia karena memiliki akhlak mulia yang patut dijadikan contoh oleh generasi muda saat ini.

"Kami ingin siswa tidak hanya mengetahui sejarah kelahiran Rasulullah, tetapi juga memahami bagaimana perjuangan dan keteladanan beliau sehingga ajarannya dapat diterima dan menyebar ke seluruh dunia," ujarnya.

Ia menegaskan bahwa wujud cinta kepada Rasulullah harus tercermin dalam perilaku sehari-hari, terutama di lingkungan sekolah. Sikap jujur, disiplin, santun, saling menghormati, dan peduli terhadap sesama menjadi bagian dari implementasi nilai-nilai yang diajarkan Nabi Muhammad SAW.

"Mencintai Rasul bukan hanya mengingat kisah hidupnya, tetapi juga meneladani akhlaknya. Sebagai pelajar, mereka bisa memulainya dengan berkata jujur, berbuat baik, saling menyayangi, dan belajar memaafkan orang lain," katanya.

Galang Donasi untuk Korban Bencana NTT

Selain kegiatan keagamaan, SMAN 5 Kota Tasikmalaya juga menggelar aksi penggalangan dana untuk membantu masyarakat terdampak bencana di Nusa Tenggara Timur (NTT). Kegiatan sosial tersebut dilaksanakan bekerja sama dengan lembaga kemanusiaan DT Peduli. 

Sekolah menyediakan berbagai metode donasi, mulai dari transfer melalui QRIS hingga penyerahan bantuan secara langsung. Sebelumnya, pihak sekolah juga telah mengajak siswa untuk menyiapkan bantuan berupa pakaian layak pakai, jaket, selimut, dan kebutuhan lainnya.

Namun untuk mempercepat proses penyaluran bantuan, pengumpulan donasi pada kegiatan Maulid Nabi kali ini difokuskan dalam bentuk uang tunai dan transfer digital.

"Kami bekerja sama dengan DT Peduli yang selama ini menjadi mitra sekolah dalam berbagai kegiatan sosial. Donasi bisa dilakukan melalui QRIS maupun secara langsung," jelas Iis.

Ia berharap bantuan yang terkumpul dapat meringankan beban masyarakat yang sedang menghadapi musibah sekaligus menumbuhkan rasa empati dan kepedulian sosial di kalangan siswa.

"Harapan kami, saudara-saudara kita di NTT diberikan kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi cobaan. Semoga bantuan yang terkumpul, berapa pun jumlahnya, bisa membantu meringankan kebutuhan mereka," tuturnya.

Pendidikan Karakter Melalui Keteladanan dan Kepedulian

Peringatan Maulid Nabi di SMAN 5 Tasikmalaya menjadi bagian dari upaya sekolah dalam memperkuat pendidikan karakter. Selain meningkatkan pemahaman keagamaan, kegiatan tersebut juga mengajarkan pentingnya kepedulian sosial sebagai bentuk nyata implementasi ajaran Islam.

Melalui kombinasi pengajian dan aksi kemanusiaan, sekolah berharap para siswa tidak hanya memahami nilai-nilai keislaman secara teoritis, tetapi juga mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatan berlangsung dengan khidmat dan mendapat antusiasme tinggi dari para siswa yang mengikuti rangkaian acara hingga selesai.

 

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement